Boris Johnson: Bergerak Cepat Untuk Mengatasi Ancaman Kelaparan

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson sudah melakukan trafik mengejutkan ke Somalia sebab kekeringan yang memburuk menakut-nakuti jutaan orang dengan kelaparan di negara Tanduk Afrika.

Johnson bertemu Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed pada hari Rabu di istana presiden Somalia di pusat Mogadishu.

“Sangat memalukan bahwa kita menghadapi masalah yang kita hadapi, terutama pasti saja kekeringan dan risiko kelaparan, meskipun saya pikir anda bergerak cepat untuk mengupayakan mengatasi itu,” kata Johnson untuk Mohamed.

Somalia baru-baru ini mengaku kekeringan sebagai bencana nasional di tengah peringatan bencana kelaparan. Setidaknya 360.000 anak-anak Somalia menderita kelemahan gizi parah, yang berarti bahwa mereka bakal mati dalam sejumlah minggu kecuali mereka menerima pertolongan makanan.

Negara ini menghadapi krisis serupa pada tahun 2011 yang menewaskan nyaris 260.000 orang.

Johnson menuliskan Inggris bakal menjadi tuan lokasi tinggal konferensi di Somalia pada 11 Mei untuk menolong mengatasi “masalah mendasar” laksana serangan bersenjata dan korupsi.

Mohamed, yang pun dikenal sebagai Farmajo, menyalahkan kekeringan beberapa pada kumpulan bersenjata al-Shabab, yang terus mengontrol bagian-bagian negara itu.

“Kekeringan ini benar-benar serius, dan sekitar ini kami kehilangan 60 persen ternak kami,” kata presiden.

Pernyataan dari kantor presiden Somalia menuliskan Inggris akan menyerahkan $ 134 juta guna kekeringan di sejumlah bagian Somalia.

Bencana nasional

Kekeringan ketika ini, yang disebutkan PBB menakut-nakuti separuh warga Somalia, atau selama enam juta orang, ialah bagian dari krisis kemanusiaan empat negara yang dinamakan PBB sebagai yang terbesar dalam 70 tahun terakhir.

Stephen O’Brien, kepala kemanusiaan PBB, menuliskan setelah kunjungannya ke Somalia baru-baru ini bahwa 2,9 juta orang membutuhkan pertolongan segera “untuk mengamankan atau menjaga hidup mereka”.

Dia mengatakan nyaris satu juta anak di bawah umur lima tahun bakal mengalami kelemahan gizi akut tahun ini.

“Jendela tersebut pendek di mana anda masih dapat mencegah kelaparan,” Nigel Tricks, direktur regional Oxfam Horn of Africa, menuliskan pada hari Rabu.

Kekeringan pun mempengaruhi jutaan orang di bagian-bagian Ethiopia dan Kenya, di mana pemerintah baru-baru ini memberitahukan bencana nasional guna sekitar separuh dari wilayahnya.

Kelaparan telah ditetapkan di dua distrik Sudan Selatan yang dilanda perang sipil.

Inside Story – Apa yang menyebabkan kelaparan di Afrika? (25:00)